Mengapa Sel Tumbuhan Hidup Lebih Panjang dari Sel Hewan

Beberapa data membuktikan bahwa sel tumbuhan punya jangka waktu hidup lebih panjang dibandingkan dengan sel hewan, bahkan bisa mencapai 10 kali lipatnya. Tentu saja hal ini dikarenakan oleh adanya alasan yang mendasarinya. Misalnya saja sel induk atau sel punca atau stem sel.

Sel induk sendiri sel biologis yang dijumpai pada organisme jenis multiseluler, bisa membelah diri dan juga berdiferensiasi menjadi berbagai macam bentuk sel yang lebih spesifik lagi dan juga bisa memperbaruhi atau regenerasi diri sendiri untuk menjadi sel induk yang baru.

Kasarnya, sel induk ini merupakan pabrik dari sel semua makhluk hidup, tanpa terkecuali, baik manusia dan juga tumbuhan sekalipun. Apapun bentuk selnya, baik sel rambut, sel xilem, sel floem, sel mata, dan sel-sel lainnya, semua itu berasal dari sebuah sel induk.

Peran Penting Sel Induk

Sel induk mempunyai peranan penting dalam kelanjutan perkembangbiakan sebuah sel. Meskipun ada banyak sekali pertanyaan mengenai peran dari sel induk pada sel tumbuhan yang masih belum bisa dijawab sebab terlalu sempit ruang untuk molekul bisa bergerak, berbeda dengan sel induk pada sel hewan. Namun ada ahli yang sudah memberi tanggapan masalah sel induk pada tumbuhan.

Berdasarkan data yang sudah ada menunjukkan beberapa sel induk pada akar tanaman kurang sensitif akan keruskan DNA. Jadi jika terjadi kerusakan, sel tumbuhan masih punya kandungan DNA yang asli dan bisa dipakai untuk menjadi pengganti untuk menggantikan sel-sel lain yang mengalami kerusakan.

Meskipun hewan punya mekanisme yang sama, namun pada tumbuhan punya kemampuan lebih kompleks dan juga komplit dalam hal tersebut. Hal ini bisa memberikan penjelasan alasan mengapa tumbuhan punya jangka waktu hidup yang lebih panjang daripada sel hewan, bahkan hingga 10 kali lipatnya.

Hal itu juga menunjukkan bahwa sel induk sangat krusialĀ  dan juga penting untuk digunakan dalam memperbaruhi sel-sel yang telah rusak atau mati. Misalnya pada tanaman pinus longeva yang dicatat telah hidup 5067 tahun. Data tersebut diambil dari lingkar tahun yang ada pada akar, sedangkan lingkar tahun yang ada pada salah satu batang menunjukkan 50 tahun.

Mekanisme Sel Induk Pada Hewan

Sel induk yang ada pada sel hewan juga punya mekanisme hampir sama. Sebelumnya pasti anda sudah mengenal kanker yang merupakan penyakin karena sel yang tumbuh tidak normal dan berubah jadi sel kanker. Dengan adanya sel induk pada hewan, muncul juga konsep sel induk kanker.

Sel induk kanker punya potensi dan sifat yang sama dengan sel induk normal, namun diferensiasi dan mutasinya membentuk kanker pada jaringan tubuh. Pada sel induk normal akan bedeferensiasi jadi sel induk normal, sedangkan pada sel induk kanker berdiferensiasi jadi sel induk abnormal.

Awet tidaknya suatu sel bisa dilihat dari dua faktor, yakni eksternal dan jangka waktu hidup sel itu sendiri. Sehingga karena sel pada tumbuhan punya dinding sel, membuat tumbuhan bentunya tetap dan kokoh, sedankan sel tumbuhan akan mati atau rusak karena tekanan atau gangguan dari lingkungan.

Sedangkan pada hewan akan lebih fleksibel dan tahan akan gangguan lingkungan. Namun untuk masalah jangka waktu hidup, sel tumbuhan dan hewan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Untuk sel induk sendiri, baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan, mempunyai pengaruh cukup besar pada keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *